Rabu, 18 Januari 2012

CONTOH SOAL JAWAB ANTROPOBIOLOGI


1.       Terangkan secara jelas tentang Teori Health Belief Model dalamkesehatan mental beserta variable-variabel yang mempengaruhinya!
Dalam diri manusia, secara kodrati mempunyai sebuah persepsi yang manapersepsi tersebut, salah satunya juga dipengaruhi oleh sebuah kepercayaan dariproses berfikir. Menurut Rosenstock (1982), bahwa prilaku individu dipengaruhioleh motif dan keprcayaan, tanpa memperdulikan apakah motif dan kepercayaantersebut sesuai dengan realita atau pandangan orang lain tentang apa yang baik untuk individu.Dalam Health Belief Model (HBM), sebuah tindakan manusia dipengaruhioleh motif dan kepercayaan tertentu sesuai dengan pandangan realita tentang apa yang dianggap baik untuk dirinya.Sebagai contoh, secara obyektif, seorang dokter didalam menentukanseseorang mengalami gangguan kesehatan didasarkan kepada penilai professional, yakni terdapat gejala-gejala umum yang membahayakan individu. Namunsebaliknya secara subjektif, individu didalam memandang sebuah nilai kesehatan,didasarkan atas perasaan dan penilaian sendiri, yang mana hal tersebutdilatarbelakangi oleh pengatahuan, sikap dan pengalaman realita individu.Ketika kita tarik permasalah, realita secara objektif dan subjektif tidak menutup kemungkinan akan jauh berbeda dalam memandang sebuah nilaikesehatan. Meskipun demikian pendapat subyektif -lah yang justru merupakankunci dari dilakukannya atau dihindarinya suatu tindakan kesehatan. Artinya,individu baru akan melakukan suatu tindakan untuk pencegahan penyakit jika dia benar –benar merasa terancam oleh penyakit tersebut . Jika tidak, maka dia tidak akan melakukan tindakan apa-pun.HBM menekankan pada peranan persepsi kerentanan terhadap suatu penyakitdan keefektifan potensial dalam pengobatan/mengambil sikap. Pengatahuankesehatan harus mempertimbangkan persepsi individu bahwa mereka rentan
 
terhadap penyakit yang mengancam kesehatan individu dan tindakan dari individutersebut yang dapat mencegah ancaman dan memusnahkan penyakit yang mungkinmenyerang.HMB didasarkan atas kepervayaan bahwa prilaku kesehatan dipengaruhi olehapakah individu: 1). Memandang bahwa diri mereka rentan terhadap suatu masalahkesehatan; 2). Memandang masalah kesehatan sebagai masalah yang serius; 3).Mereka mendapat manfaat dari pengobatan atau upaya pencegahan; 4). Mengenalikebutuhan untuk mengambil tindakan dan kendala apapun yang dapat menganggutindakan ini.Secara lebih jelasnya, dalam HBM, terdapat komponen yang mempengaruhiindividu mengambil tindakan yaitu adanya ancaman, manfaat hasil, kepekaan yangdirasakan dan penghalang serta kepercayaan untuk melaksanakan tindakan.Selain komponen tersebut, dalam mengambil sikap akan kesehatan individudipengaruhi oleh demografi individu (umur, jenis kelamin, latar belakang budaya),sosio ekonomi (kelas social, tekanan social, dan kepribadian), structural (berkaitandengan pengetahuan dan pengalaman individu tentang masalah.
2.        Sebutkan tentang peran dan fungsi keluarga dalam kesehatan mental!
Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi klien(penerima) asuhan keperawatan dalam menjaga kesehatan mental anak. Keluargamenempati posisi awal dalam tatanan kemasyarakatan, untuk itu keluarga memilikiperanan penting dalam upaya mengembangkan kesehatan mental anak. Perawatanorang tua yang penuh kasih sayang dan pendidikan tentang nilai-nilai kehidupan, baik agama maupun sosial budaya, yang diberikannya merupakan faktor yangkondusif untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yangsehat.Keluarga merupakan tempat pertama seorang anak belajar, dari sini lah perandari keluarga sangat berpengaruh untuk pengembangan kesehatan. keluargamerupakan interaksi awal yang sangat mendasari berkenaan dengan nilai-nilai yangsangat intim. Dan keluarga merupakan mediator trasnmiter budaya luar sekaligus
sebagai sumber pertama anak bersosialisasi. Makna-makna dan dasar-dasarkehidupan anak berawal ari peran keluarga. Untuk itulah kenapa peran keluargamenjadi sangat penting bagi perkembangan anak dan tak terkecuali dalamkesehatan mental anak.Sebagai contoh ketika sebuah keluaga, dalam kesehariannya selalu dihiasidengan prilaku-prilaku jelek dari sosok ayah da ibu, maka itu akan menjadigambaran prilaku seorang anak, karena orang tua merupakan modeling bagi anak.Sehingga prilaku anak manjadi seorang yang keras. Berbeda dengan keluarga yangdihiasi dengan ketentraman dan menyelesaikan masalah dengan baik, maka itupunakan menjadi gambaran dari seorang anak itu sendiri, dan kesemua itu berpengaruhdalam kesehatan mental anak.Selain berperan dalam pengembangan kesehatan mental anak, keluarga juga berfungi sebagai:a.Sebagai pemberi rasa aman bagi anak dan anggota keluarga; b.Sumber pemenuhan kebutuhan, baik fisik maupun psikis;c.Model pola perilaku yang tepat bagi anak untuk belajar menjadi anggotamasyarakat yang baik;d.Pembimbing dalam pengembangan apresiasi;Menurut Merylin M. Friedmen (1998), terdapat lima fungsi keluarga:a.Fungsi afektif (affective function)Fungsi ini berhubungan erat dengan fungsi internal keluarga. Fungsiafektif berguna untuk pemenuhan kebutuhan psikososial. Fungsi inimerupakan sumber energy yang menentukan kebahagiaan keluarga,kenakalan keluarga dll. b.Fungsi sosialiasi dan tempat bersosialisasiFungsi ini berkaitan dengan melatih anak dilalam berhubungan denganorang lain diluar rumah, yakni keluarga menjadi tempat individu untuk  belajar bersosialisasi.c.Fungsi reproduksiFungsi ini berkaitan dengan meneruskan kelangsungan dan sumber dayamansuia.d.Fungsi ekomoniMemenuhi kebutuhan ekonomi dan tempat pengembangan kemampuanindivisu untuk meningkatka penghasilan dan memnuhi kebutuhan
3.Bagaimana pendapat anda mengenai gambaran keluarga masa kini!
Berbicara soal keluarga masa kini, menurut hemat saya terdapat dua sudut,ada positif dan ada negative.Ketika dalam lingkup keluarga terdapat keharmonisan dan keterbukaan sertaterpenuhinya kebutuhan dalam keluarga maka yang ada adalah keseimbangan baru,dalam arti satu langkah lebih maju dari pada keluarga dulu. Akan tetapi ketikasebuah keluarga tak mampu menjaga anggota keluarga dengan baik, dan lebihmementingkan material dan kepuasan semu dari pada kasih sayang, maka yang adaadalah sebaliknya. Terjadi ketidak seimbangan. Sehingga banyak pernikahan juga banyak perceraian, seakan-akan perceraraian adalah hal yang bisa. Sering terjadiaborsi yang diakibatkan dari pergaulan bebas.Untuk itu, pandai-pandainya anggota keluarga dalam menjaga keharmonisandan keutuhan keluarga.
4.Jelaskan mengenai peran lingkungan dalam kesehatan mental beserta contoh kasusnya!
Pada kodratnya manusia selain sebagai makhluk individu, manusia jugasebagai makhluk social. Ini berarti manusia tidak akan bisa terlepas dari berinteraksidengan manusia lain. Manusia akan selalu membutuhkan antara satu dengan yanglain.Namun tanpa kita sadari, dalam proses berinteraksi tersebut, selain keluargalingkungan juga memberi peranan penting dalam sistem kesehatan mental individu.Karena lingkungan merupakan salah satu sistem motifasi dan pendorong kehidupan,dan lingkungan merupakan tempat individu berinteraksi.Sebagai contoh kasus, pada seorang yang telah keluar dari rumah sakit jiwa.
Ketika dalam lingkungan tempat tinggal sorang yang telah keluar dari rsj tidak menerima dalam arti selalu menggunjing, maka besar harapannya untuk individutersebut untuk sembuh.Kasus lain, terdapat pada mental sorang perokok, awal mula seorang perokok,kebanyakab berawal dari lingkungan orang yang merokok.
5. Apa pendapat anda tentang stress dan bagaimana upayapencegahannya!
Dalam setiap kehidupan manusia, pasti tak akan lepas dengan namanya stress. Apalagi ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah yang berat dan disibukkandengan jadwal yang padat, maka stress akan mudah kita alami.Namun sejatinya, stress tidak selalu menimbulkan dampak buruk. Stressmemiliki implikasi negative dan juga positif. ketika individu disaat stressor datang,mampu untuk mengakumulasi stressor tersebut, maka tidak akan timbul stress yang berlebihan, yakni individu tersebut mampu menerima dan mengolah stress tersebutmenjadi sebuah semangat (penyeimbang) baru dalam hidupnya kedepan. Atau yang biasa kita sebut menjadi eustress. Dan sebaliknya, ketika indivudu disaaat stressdatang tak mampu untuk meng-akumulasi dengan baik, maka yang ada hanyalahstress yang berlebihan atau yang kita sebut distress.Sedangkan cara untuk mencegah stress, menurut saya pribadi dengan caramempersiapkan/memplaning agenda-agenda kita kedepan, sehingga ketika sebuahkesulitan datang maka kita sudah mempunyai persiapan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar