Rabu, 18 Januari 2012

SISTEM HORMON MANUSIA

 Ir. Hudaini Hasbi,Msc.Agr

Hormon berasalah dari bahasa Yunani yaitu hormaein yang berarti "memacu". Hormon diproduksi oleh kelenjar endokrin dan berfungsi untuk mengatur metabolisme, perbembangan, pertumbuhan, reproduksi, dan tingkah laku. Hormon dihasilkan dalam jumlah sedikit, tetapi memberikan pengaruh yang sangat besar.

Hormon diperlukan dalam jumlah tertentu. Jika kekurangan atau kelebihan suatu hormon, hal ini akan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti gigantisme (pertumbuhan raksasa), kerdil (tubuh tetap seperti layaknya anak-anak) dan lain sebagainya.

Fungsi hormon dan saraf adalah sama, yaitu mengatur kinerja tubuh. Tetapi hormon mengatur kinerja tubuh dengan cara yang berbeda dengan saraf.

Sistem Saraf
Sistem Hormon
Menghantar rangsangan dengan cepat.
Menghantar rangsangan dengan lambat.
Menghantar rangsangan secara kurang teratur.
Menghantar rangsangan dengan teratur.
Rangsangan dihantarkan melalui serabut saraf.
Rangsangan dihantarkan melalui aliran darah.

 Kelenjar endokrin penghasil hormon antara lain:
  • Kelenjar Hipofisis dan Hopitalamus
Kelenjar Hipotalamus memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem koordinasi manusia. Hipotalamus menghasilkan dua macam hormon, yaitu releasing hormone, dan inhibiting hormone. Releasing hormon berfungsi untuk memicu kelenjar hipofisis mengeluarkan hormon-hormonnya, dan inhibiting hormone berfungsi untuk menghambat eksresi hormon oleh kelenjar hipofisis.
Kelenjar hipofisis terdiri dari tiga, yaitu lobus anterior, intermediat, dan poterior. Karena hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis begitu banyak, kelenjar ini sering disebut dengan istilah “master of gland”.
Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis:
Hormon
Fungsi
Lobus Anterior
Hormon Pertumbuhan
Memicu pertumbuhan dengan meningkatkan pembentukan protein di dalam sel.
Laktotropik hormone (LTH)
Merangsang produksi air susu.
Thyroid stimulating hormone (LSH)
Mengatur eksresi hormon kelenjar tiroid.
Adrenocorticotropic hormone (ACTH)
Mengatur eksresi hormon oleh kelenjar adrenal.
Follicle stimulating hormone (FSH)
a.       Pada wanita, hormon ini akan memicu perkembangan foliker pada ovarium dan memicu pelepasan hormon estrogen.
b.      Pada pria, hormon ini akan memicu testis untuk menghasilkan sperma.
Luteinizing hormone (LH)
a.       Pada pria, hormon ini akan menstimulasi sel ineterstisial untuk menghasilkan hormon testosteron.
b.      Pada wanita, hormon ini akan memicu ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium dan juga menstimulasi produksi hormon progesteron.
Lobus Intermediat
Melanosit stimulating hormone (MSH)
Mempengaruhi pigmentasi pada kulit.
Lobus Poterior
Antideuretik hormne (ADH) atau vasopressin
Menurunka volume urin dengan cara menyerap kembali cairan dari ginjal dan meningkan tekanan darah.
Oksitosin hormone
Memacu kontraksi selama proses kelahiran dan merangsang kelenjar susu agar memproduksi air susu.
  • Kelenjar Tiroid
Kelenjar tiroid atau gondok terletak di leher depan dan terdiri atas dua lobus. Kelenjar tiroid mensekresikan dua hormon, yaitu tiroksin yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh, dan hormon kalsitonin yang berfungsi untuk menurunkan kadar kalsium dalam darah.
Hipertirioditisme atau kelebihan hormon tiroksin dapat menyebabkan suhu tubuh tinggi, banyak berkeringat, penurunan berat badan, dan tekanan darah tinggi. Kondisi seperti ini disebut morbus basedowi. Jika Hipertirioditisme terjadi pada masa kecil, hal ini akan menyebabkan kretinisme (terhambatnya pertumbuhan rangka dan perkembangan mental yang buruk atau keterbelakangan mental). Seandainya terjadi masa pasa dewasa, akan menyebabkan miksoedem dengan gejala laju metabolisme rendah, berat badan berlebih dan rambut rontok.
  • Kelenjar Paratiroid
Kelenjar paratiroid atau anak gondok menghasilkan parathormon. Hormon ini berfungsi untuk meningkatkan kadar kalsium dalam darah dengan cara meningkatkan pengambilan kembali kalsium dari gunjal, merengsang pembebasan kalsium dari tulang keras sampai kadar kalsium dalam darah menjadi normal kembali.
Kekurangan parathormon akan menyebabkan kontrasi berlebihan pada otot rangka hingga kejang-kejang, dan jika erjadi kelebihan parathormon akan menyebabkan tulang menjadi keropos dan mudah patah karena pembebasan kalsium yang berlebihan.
  • Kelenjar Timus
Merupakan tempat menimbun hormon pertumbuhan, dan ketika dewasa kelenjar ini tidak berfungsi lagi.
  • Kelenjar Pankreas
Pankreas merupakan kumpulan sel endokrin yang mensekresikan dua macam hormon ke dalam sistem sirkulasi.
Sel-sel endokrin pankreas terdiri dair dua macam sel, yaitu sel alfa dan sel beta. Sel alfa menghasilkan hormon glukagon yang berfungsi untuk mengubah glikogen menjadi glukosa. Sel beta menghasilkan hormon insulin yang berfungsi untuk mengubah glukosa atau gula darah menjadi glikogen yang kemudian akan ditimbun di hati.
Kekurangan hormon insulin dapat menyebabkan diabetes melliatus.
  • Kelenjar Adrenal
Kelenjar adrenal terletak di atas setiap ginjal. Kelenjar ini terdiri atas korteks adrenal dan medula adrenal. Hormon yang dihasilkan korteks dan medula adrenal antara lain:
Hormon
Fungsi
Korteks Adrenal
Mineralokortikoid
Mengatur metabolisme mineral.
Glukokortikoid
Mengatur metabolisme glukosa.
Medula Adrenal
Adrenalin (epinefrin dan noreepinefrin)
a.       Mengubah glikogen menjadi glukosa.
b.      Menaikkan denyut jantung.
c.       Memperlebar bronkiolus.
  • Kelenjar Kelamin (Ovarium dan Testis)
Kelenjar kelamin teridir atas testis (pada pria) dan ovarium (pada wanita). Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar kelamin:
Hormon
Fungsi
Testis
Mineralokortikoid
  • Mengatur metabolisme mineral.
  • Mendorong pertumbuhan sekunder seperti suara menjadi besar, dada semakin bidang, tumbuh jenggot dan lain sebagainya.
Ovarium
Estrogen
Memicu ovulasi dan pertumbuhan sekunder wanita seperti perkembangan payudara, pinggul membesar, berfungsinya ovarium dan lain sebagainya.
Progesteron
Memicu pertumbuhan dinding uterus (rahim) sebagai persiapan untuk ovulasi berikutnya.


Senin, 16 Januari 2012

PENGUMUMAN REGISTRASI ULANG DI WEBSITE

BAGI SELURUH MAHASISWA YANG MENEMPUH MATA KULAIH INI HARAP REGISTRASI ULANG DI WEBSITE INI. YANG BARU MENDAFTAR ULANG/REGISTRASI HANYA 14 ORANG. BAGI YANG TIDAK MENDAFTAR ULANG SAYA ANGGAP TIDAK SAH/TIDAK MEMENUHI SYARAT UNTUK LULUS DAN MENDAPAT NILAI YANG AKAN DIUMUMKAN LANGSUNG DI WEBSITE INI. HARAP DIPERHATIKAN. TERIMA KASIH



DOSEN PEMBINA,
HUDAINI HASBI

Senin, 26 Desember 2011

Manusia dan lingkungan ( Continue)













"Dosen Antropobiologi FSIKO-Unmuh Jember"
"INTERMEZZO CORNER "
“Kuliah Antrophobiologi”
Kelas antrophobiologi merupakan kelas yang terbilang kocak. Kocak karena sang dosen cukup senior, gaul,kocak, memiliki semangat dan cara ngajar yang hidup . Sebelum memulai dengan materi kuliah ia selalu memberi pengantar yang boleh di bilang kocak dan sering ekstrim. Kadang pula menguji pengetahuan mahasiswa dengan beragam pertanyaan. Seperti yang terjadi suatu pagi ;
Dosen    : ” Coba kamu ! Yakop sebut cara ayam berkembang biak ? “
Yakop    : ” Dengan cara bertelur dan untuk menetaskan telurnya , si induk ayam harus mengerami telurnya selama 21 hari baru akan tetas telur menjadi anak ayam “.
Dosen    : ” Jawaban yang pintar “, seru dosen memuji. ” Sekarang kamu Susan ( Mahasiswi cantik namun senang dandan menor dan pake rok mini ) coba kamu sebutkan cara manusia berkembang biak ? “
Susan     :  (gelagapan/grogi) ” Dengan cara steek …! Karena yang di tanam bukan ‘bijinya’ melainkan ‘batangnya’ ……….
Dosen / mahasiswa lain :  ……….?

Minggu, 18 Desember 2011

Sabtu, 17 Desember 2011

NILAI MIDSEMESTER Mahasiswa yang sah mengikuti Mata Kuliah Antropobiologi FPsi. Unmuh Jember


NILAI MIDSEMESTER Mahasiswa yang sah mengikuti Mata Kuliah Antropobiologi FPsi. Unmuh Jember

NO.   NAMA  MAHASISWA                   NILAI

1.       Selly Cinandi                              68
2.       Dwi Septa Prihasti                          85
3.       Rini S.M                                  45
4.       Greda AP                                 50
5.       Ajeng Ayu M                             42,5
6.       Tri Lestari                                 60
7.       Nurita Bella Dina                           60
8.       Norma Qosyati M                          50
9.       Ayunda Adiya S                            65
10.   Anis Fitrianingroem                         60
11.   Laela Efani F                               65
12.   Oktafianda TP                              60
13.   Yunita  L.H                               70
14.   Milda Wahyunurida                         55
15.   Aviv Masulah Hasan                         70
16.   Betty Safitri                               45
17.   Rangga Dianugrah K                         60
18.   Jefri Sumarsono                            50
19.   Septi Indarwati                             80
20.   Maya Iva Nirmala                           60
21.   Ahmad Dwi Basit A                          60
22.   Danang Pratama                            70
23.   Anila Wahyu S                              50
24.   Dita Agus Setiawan                          60
25.   Verty Maryam Nor A                         25
26.   Hamid Rudi Hartono                         50
27.   Gian Naviri M                              30
28.   Heru Yudi Parastyo                          50
29.   Meyvita Ade K                             50
30.   Leonardo Prasetyo Kristianto                  80
31.   Akbar Priyono                             25
32.   Saftian Yuga Pramudi                       80
33.   Aziza Ika agustin                           60
34.   Citra Nareswara                           50
35.   Ahmad Alhamdani A                        80
36.   Bilqis Nudhar Nabila                        85
37.   Raudatul Jannah                           25
38.   Tri Angga Yunian                           60
39.   imarina suzan C.                           75
40.   riza muzdhalifah                           70
41.   Sri Triska rahayu                           70
42.   Mohammad Sofiullah                       60
43.   Clara Chintya M.                           70
44.   Suharto                                  70
45.   Laily Qomariah                            90
46.   Nurul aini                                 60
47.   Rossi Ayu. S                               57
48.   Sandi Nanda Sari                           65



Dosen Pembina,
Ir. Hudaini Hasbi,Msc.Agr.
NIDN 196608121990031002